Sabtu, 28 November 2020

Santuy Bareng Bersama PAC IPNU-IPPNU Karangdadap di Petungkriyono

Petungkriyono - PAC IPNU dan IPPNU Kec. Karangdadap Kab. Pekalongan  melalui Lembaga pencinta alam yang dinamai IPEX (Ikatan Pelajar Explore)  mengadakan acara  FUN CAMP pada Jumat-Sabtu 26-27 November 2020, di Karangsrity Tlogopakis Petungkriyono. Kegiatan ini diikuti sebanyak 55 orang anggota IPNU dan IPPNU termasuk ada yang dari luar Kec. Karangdadap seperti Doro dan Buaran. Konsep kegiatan tersebut adalah "Ngobrol Santuy".

Direktur IPEX, Muhammad Mudrik dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal, salah satunya adalah harapan agar IPEX semakin aktif kedepannya.

"Acara ini adalah ajang silaturahmi serta untuk mengenalkan lembaga IPEX kepada seluruh pengurus PAC IPNU dan IPPNU Karangdadap khususnya dan Kab. Pekalongan pada umumnya, dan IPEX bukan komunitas tetapi lembaga IPNU di PAC IPNU Karangdadap. Harapannya untuk lembaga IPEX ini bisa hidup kembali karena di tahun kemarin IPEX kurang hidup" Ucap Rekan Mudrik. 

Ketua PAC IPPNU Karangdadap rekanita Nurfatun Sholehah menambahkan bahwa "IPEX itu lingkupnya luas bukan dari dalam saja tetapi juga dari luar Karangdadap"

Rekanita Nurfatun juga mempunyai harapan yang sama seperti Rekan Mudrik, yakni ia berharap untuk lembaga IPEX tersebut bisa hidup kembali karena di tahun kemarin IPEX kurang hidup.


Kontributor : Rekan Ikromi

Editor : Khairul Anwar

Kamis, 26 November 2020

TURBA, Sosialisasi PAC IPNU-IPPNU Sragi di PR KLUNJUKAN


Sragi - Pimpinan Anak Cabang IPNU & IPPNU Kecamatan Sragi periode 2020 - 2022 Turba ke Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU se-Kecamatan Sragi. Salah satunya yakni ke PR IPNU-IPPNU Desa Klunjukan yang dilaksanakan pada jumat (20/11/20) di masjid Jami' Walisongo Klunjukan.

Kegiatan tersebut dimulai pukul 19.30 WIB dan dihadiri oleh anggota IPNU-IPPNU Desa Klunjukan. Dalam kesempatan tersebut, PAC IPNU-IPPNU Sragi melalui sekretaris Rekan Abdul Cukup, menuturkan bahwa dalam ber-IPNU - IPPNU ada yang namanya Konferancab (Konferensi anak cabang) yaitu suatu permusyawaratan tertinggi dalam tingkatan Anak Cabang. Anak Cabang sendiri adalah tingkatan yang sama dengan Kecamatan, di dalam pelaksanaannya ada pemilihan ketua.

Ia menambahkan, bahwa salah satu keberhasilan sebuah organisasi adalah adanya komunikasi yang baik. "Dalam berorganisasi bahwa keberhasilan Sebuah organisasi adalah adanya komunikasi yang baik".

Sementara itu, Rekan Ahmad Mukhaimin, ketua PAC IPNU Sragi mengatakan bahwa di Indonesia itu ada sebuah organisasi Islam namanya Nahdlatul Ulama yang didirikan oleh K.H Hasyim Asy'arie pada tahun 1926. K.H Hasyim Asy'arie pernah berkata "sopo wonge seng gelem ngurusi NU Bakal tak anggep santriku, sopo seng tak anggep santriku tak dongakne Khusnul khotimah sak keluarga keluarga ne"

"(Siapa orangnya yang mau mengurusi NU akan saya anggap sebagai santriku, Siapa yang saya anggap santriku akan saya doakan supaya khusnul khotimah beserta keluarga keluarganya)" Ucap Rekan Mukhaimin.

Didalam keorganisasian Nahdlatul Ulama ada yang namanya Banom (Badan Otonom) yang meliputi NU, Muslimat, Fatayat, Ansor dan IPNU-IPPNU.

Rekan Mukhaimin juga berpesan Kepada PR IPNU-IPPNU Desa Klunjukan untuk senantiasa aktif di organisasi IPNU-IPPNU. 

"Ayolah kita bersama-sama menghidupkan IPNU-IPPNU di desa kita, di Kecamatan, di Kabupaten, bahkan provinsi, sudah saatnya kita sebagai warga atau santri NU harus bergerak dan jangan hanya berdiam dirumah saja, hidupkan Mushola, Masjid, TPQ-TPQ, Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi. Karena kita adalah pemimpin di masa yang akan datang" Tegas Rekan Mukhaimin.


Kontributor : Nicholas Akbar

Editor : Khairul Anwar

6 Pengkaderan IPNU - IPPNU di Kecamatan Wonopringgo

 


Selasa, 24 November 2020 bincang bersama Ketua PAC IPNU Kec. Wonopringgo Rekan Haris Maula.  Alhamdulillah  6 kegiatan pengkaderan MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota) di Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan semuanya berjalan dengan lancar.

Di mulai Dari makesta gabungan MANGAN SAWO GEDI sejumlah 84 peserta, GOJEK BANG sejumlah 82 peserta dan dilanjut Makesta Mandiri dari Ranting Getas sejumlah 30 peserta, Pegaden Tengah sejumlah 45 peserta, Galang Pengampon sejumlah 51 peserta, dan Legokgunung sejumlah 35 peserta dan Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar dan antusias peserta sangat tinggi.

Karena ada beberapa PR (Pimpinan Ranting) yang baru saja terbentuk dan ingin mengadakan kegiatan pengkaderan Makesta untuk memudahkan dan melancarkan acara, dari PAC menyarankan untuk beberapa ranting agar melakukan Makesta Gabungan. Adapun tujuan dari Makesta gabungan yaitu agar ranting-ranting yang baru, bisa belajar bersama dalam mengadakan acara seperti makesta ini dan supaya saling mengenal antar ranting satu dengan yang lainnya.

"Saya merasa sangat bangga sekali dengan adanya kegiatan Makesta apalagi panitia semangat sekali dalam mengkonsep dan menyiapkan acaranya, pesertanya pun sangat antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan yang ada." Ujar Haris Maula.

Harapannya semoga kegiatan Makesta bukan hanya sebagai kegiatan seremonial ataupun adu gengsi antar ranting tetapi benar-benar kegiatan yang dapat menghasilkan kader-kader yang dapat meneruskan perjuangan pengurus saat ini dan masa depan.


Kontributor : Rekan Arif

Editor : Khairul Anwar

Senin, 23 November 2020

IPNU-IPPNU Wonoyoso Gelar Donor dan Cek Golongan Darah


WONOYOSO - IPNU-IPPNU Ranting Wonoyoso menggelar sejumlah kegiatan, dalam rangkaian Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke XVIII.

Hari Senin (23/11/2020), IPNU-IPPNU Wonoyoso menggelar aksi donor darah dan cek golongan darah di MI Salafiyah Wonoyoso Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan.

"Ini acara kedua di antara rangkaian acara RAT ke XVIII, " kata Ketua Panitia, Rekan Farik.

Sejumlah kegiatan yang intens diadakan, menurut Farik, adalah kegiatan yang bisa menyentuh masyarakat langsung, menyesuaikan pandemi Covid-19. Donor darah dan cek golongan darah menjadi agenda IPNU-IPPNU Wonoyoso pada tahun ini.

"Ini bentuk bakti sosial bagi anggota IPNU-IPPNU dan warga nahdliyin untuk ikut memenuhi kebutuhan stok darah bagi PMI. PMI saat ini sedang membutuhkan stok darah yang banyak," ujar Farik, menambahkan.

Peserta tidak hanya melibatkan anggota IPNU-IPPNU, namun dari masyarakat juga turut menyumbangkan darahnya pada kegiatan yang menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pekalongan ini.

Sebelumnya satu rangkaian kegiatan RAT ke XVIII sudah terlaksana, 13 November lalu, dengan Ziarah Wali dan Sesepuh Desa Wonoyoso.

Farik memastikan, kegiatan sosial dalam rangkaian RAT ke XVIII tidak berhenti pada dua acara itu, namun akan berlanjut dengan kegiatan yang mempunyai makna untuk masyarakat Desa Wonoyoso.

Terpisah Kepala Desa Wonoyoso, Bayu Sukmono menyampaikan, donor darah ini merupakan bentuk kepedulian IPNU-IPPNU Wonoyoso kepada masyarakat karena pada masa pandemi Covid-19 banyak stok darah yang kosong.

"Kami sangat mendukung IPNU-IPPNU Wonoyoso dalam kegiatan donor darah ini. Dan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan," katanya.


Kontributor: Agil H

Editor : Khairul Anwar

Ciptakan Kader Cinta NKRI, CBP - KPP Wonokerto Gelar Diklatama


Wonokerto - Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) Corp Brigade Pembangunan (CBP) IPNU dan Korp Pelajar Putri (KPP) IPPNU kecamatan Wonokerto melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Latihan Utama (DIKLATAMA) yang ke - V pada tanggal 20 - 22 November 2020 di TPS Desa Semut Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan.

Syarif Amir Said selaku ketua pelaksana kegiatan, mengatakan bahwa kegiatan DIKLATAMA tahun ini diikuti sebanyak 54 peserta, terdiri dari 26 IPNU dan 28 IPPNU dari perwakilan ranting Se-kecamatan Wonokerto.

Diklatama pada tahun ini mengambil tema 'Menguatkan Ideologi, Menjaga Keutuhan NKRI Serta Meningkatkan Kepedulian Sosial dan Skill Kader NU Yang Penuh Tanggung Jawab'. "Dengan harapan agar kader CBP IPNU dan KPP IPPNU dapat menjaga keutuhan NKRI serta mempunyai rasa kepedulian sosial yang tinggi dan penuh tanggung jawab" Ujar Rekan Amir.

Ketua PAC IPPNU Wonokerto, Rekanita Widia Khasanah memberikan pendapat "Semoga dengan kegiatan ini menciptakan kader yang aktif dan selalu istiqomah dalam organisasi serta anggota CBP IPNU dan KPP IPPNU bisa menghidupi Rantingnya masing-masing " Ucapnya di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, komandan DKC CBP Kabupaten Pekalongan, Rekan Fatkhul Khusma, yang ditemui di sela-sela kegiatan, memberikan apresiasi kepada DKAC CBP-KPP Wonokerto yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan Diklatama. 

"Kegiatan Diklatama sangat bagus sekali, dari DKC CBP IPNU dan KPP IPPNU Kabupaten Pekalongan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Serta melakukan pendampingan penuh dari awal sampai akhir kegiatan " Ujar Fatkhul Khusma.

Kontributor : Dzicky ilmy N

Editor : Khairul Anwar

Minggu, 22 November 2020

Ber-IPNU dimasa Pandemi Harus Tetap Berjalan

TIRTO - Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kabupaten Pekalongan, Muhammad Wafik Fahmi menghadiri kegiatan Pelantikan PR IPNU & IPPNU Desa Pacar Kecamatan Tirto pada Jumat malam (20/11) waktu setempat.

Pada kesempatan itu Rekan Wafik menyampaikan beberapa pesan dalam sambutannya, yang diantaranya mengenai pentingnya keistiqomahan dalam berorganisasi walaupun dimasa Pandemi sekarang.

"Pelantikan ataupun kegiatan organisasi dengan wabah Covid-19 ini tidak ada hubungannya, walaupun memang adanya masa Pandemi ini menghalangi kegiatan-kegiatan namun yang terpenting panitia kegiatan bisa menerapkan protokol kesehatan yang ada, baik dimulai dari yang paling minimal ada masker, kemudian hand sanitizer itu disediakan. Jadi misalkan ada covid dan kita tidak ada kegiatan itu sudah berbahaya untuk organisasi. Organisasi harus tetap berjalan masif namun ada sedikit batasan-batasan untuk mengaktifkan kegiatan-kegiatan yang ada". Ujar Wafik.

Sementara saat itu pelantikan berjalan lancar dan sesuai dengan tata caranya, dimulai dari pengajuan surat pengesahan, permohonan pelantikan dan dihadiri oleh seluruh jajaran kepengurusan dan tetap patuhi protokol kesehatan.

"Kalau prosesi pelantikan tadi malam sudah benar sekali, alhamdulilah dihadiri oleh seluruh jajaran kepengurusan yang dilantik dan dikukuhkan sebagai kepengurusan PR IPNU Desa Pacar, cara menerapkan protokol kesehatan juga sudah cukup namun ada yang kurang jaga jarak mungkin karena kondisi tempat yang tidak begitu luas". Tambahnya.

Rekan Wafik juga menegaskan betapa pentingnya kualitas bukan hanya soal kuantitas organisasi untuk saat ini dan kedepannya agar kader-kader tidak kaget dalam bermasyarakat dan sudah bisa bermanfaat untuk masyarakat.

"Semua kader yang ada di Pimpinan Ranting, Anak Cabang, maupun Cabang semuanya harus mempunyai tupoksi tersendiri, masing-masing sudah tidak ada lagi yang namanya bagaimana ketika kita kesulitan mencari kader-kader yang harus dipikirkan itu jangan, tetapi bagaimana seorang kader itu bisa tertarik dengan IPNU dengan cara kita membuat sebuah kualitas dari organisasi. Jadi kualitas organisasi sangat penting dan dibutuhkan untuk meningkatkan mutualisme organisasi". Pungkasnya

Yang terakhir dia juga tak lupa memberi saran dan masukkan untuk seluruh kader untuk selalu masif dalam kegiatan organisasi dan tetap jaga kesehatan dengan protokoler yang harus tetap dijaga. Dan dia juga menekankan kembali soal kualitas khususnya di Kabupaten Pekalongan bagaimana pergerakan organisasi yang lebih berkualitas, harapannya ber IPNU itu bukan hanya untuk mengisi waktu luang saja, namun ber IPNU diniati untuk belajar dan mengembangkan diri, melatih skil supaya bisa bermanfaat bagi masyarakat.


Kontributor : Moh Syihabudin

Editor : Khairul Anwar

Terpilih Ketua IPNU, Faisal Siap Bawa PAC Petungkriyono Lebih Baik

  Petungkriyono    - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecam...