Kamis, 31 Desember 2020

IPNU-IPPNU Ranting Jrebengkembang Karangdadap Punya Nakhoda Baru

 

Karangdadap - Pimpinan Ranting IPNU dan IPPNU Desa Jrebengkembang Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Anggota (RA) ke VIII pada (25/12/20). Acara yang bertempat di Masjid Ar-Rahmah Jrebengkembang tersebut berjalan dengan lancar sampai selesai.

Kegiatan dua tahun sekali itu dimulai pada pukul 20.00 WIB dan dihadiri oleh seluruh rekan-rekanita IPNU-IPPNU Jrebengkembang serta perwakilan Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Kecamatan Karangdadap. Rapat anggota tersebut dimulai dengan pembukaan oleh Ketua IPNU, dan dilanjutkan Sidang Tartib, Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Ranting, dan terakhir pemilihan ketua baru.

Musyawarah pun menghasilkan keputusan pengurus baru PR IPNU-IPPNU Desa Jrebengkembang periode 2020-2022. M. Said Mubarok sebagai ketua IPNU dan Diyah Mutamimah sebagai ketua IPPNU.

Dalam sambutannya Rekan Said menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang telah diberikan, sehingga dapat terpilih menjadi ketua ranting IPNU Desa Jrebengkembang.

"Saya ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan sekalian yang telah memilih saya. Semoga saya dapat mengemban amanah ini dengan baik". Ucap Rekan Said.

Adapun visi misi yang ingin dicapai kedepannya adalah dengan terwujudnya generasi pelajar NU yang berkarakter dan berakhlaqul karimah, kuat iman serta ilmunya.

Ketua IPNU demisioner Rekan Zada menyampaikan doa juga harapan untuk ketua IPNU-IPPNU selanjutnya bisa memproses kader NU yang memiliki jiwa religius dan nasionalis, dan mengimplementasikan konsistensi dalam beramaliyah NU.

“Semoga organisasi ini menjadi lebih baik lagi kedepannya, kader-kadernya dapat diajak bekerja sama dengan baik, tidak hanya semangat di awal saja serta semoga selalu semangat dan istiqomah dalam berorganisasi”. Ujar Rekan Zada.


Kontributor : Ahmad Zada Naf'an (Alumni Sekolah Jurnalistik PC IPNU Kabupaten Pekalongan)

Editor : Khairul Anwar

Minggu, 27 Desember 2020

Ranting Karangjompo Tirto Cetak Generasi IPNU-IPPNU Masa Depan

Tirto – Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Karangjompo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan sukses menggelar BINARI (Binaan Sehari). Sesuai dengan namanya, kegiatan ini berlangsung hanya satu hari pada Ahad (27/12/20) di Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Karangjompo.

Ketua Panitia Binari, Rekan Miftakhul Khakim mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan jenjang pra-pengkaderan yang pesertanya adalah siswa-siswi kelas 6 MI dan SD yang ada di desa Karangjompo, dengan tujuan memperkenalkan organisasi IPNU-IPPNU sejak dini.

“Binari ini merupakan kegiatan pra-pengkaderan yang diikuti oleh murid-murid kelas 6 MI dan SD yang bertujuan untuk mengenalkan organisasi IPNU dan IPPNU”, Ucap Khakim.

Kegiatan Binari pada tahun ini mengambil tema “Pelajar NU Pelajar HEBAT (Humble, Educatif, Berakhlak, Aktif, Terampil)”. Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 25 dengan rincian 10 IPNU dan 15 IPPNU.

Ada tiga materi yang disampaikan pada kegiatan ini, antara lain materi Aswaja, Ke-Indonesia-an dan Ke-IPNU-IPPNU-an. Selain materi, kegiatan ini juga terdapat Outbond dengan tujuan peserta agar happy dan tidak jenuh di dalam ruangan.

Ketua NU Desa Karangjompo, Kyai Syamsul Ulum, S.Ag dalam sambutannya pada acara pembukaan mengatakan bahwa kegiatan Binari ini sangat penting sebagai regenerasi kader NU yang akan datang.

“Kegiatan semacam ini sangat penting untuk mencetak kader-kader NU masa depan. Masa depan Nahdlatul Ulama ada di tangan kalian semua” Ucap Kyai Syamsul Ulum.

Sementara itu, ketua PAC IPNU Tirto, Rekan Ali Yafie menyampaikan bahwa meskipun di masa pandemi kegiatan kaderisasi harus tetap berjalan karena IPNU dan IPPNU merupakan organisasi tingkat bawah dalam Badan Otonom NU.

“Meskipun dalam masa pandemi tak menyurutkan kita untuk mengadakan kegiatan kaderisasi. IPNU dan IPPNU yang merupakan tingkatan paling bawah harus konsisten dalam melaksanakan kegiatan kaderisasi semacam ini dengan selalu memperhatikan perkembangan zaman”. Ucap Ali Yafie.

Yafie, sapaan akrabnya juga berpesan agar peserta Binari ini untuk selanjutnya dapat meneruskan ke jenjang pengkaderan selanjutnya yakni Makesta (Masa Kesetiaan Anggota).

“Harapan saya para peserta Binari ini nantinya dapat mengikuti Makesta yang merupakan jenjang pengkaderan formal pertama di IPNU dan IPPNU”. 

Ketua PR IPNU Karangjompo, Rekan Adib Nabila mempunyai harapan besar terhadap peserta Binari kali ini.

“Harapan kami selaku pimpinan ranting dengan adanya kegiatan binari akan muncul kader ipnu-ippnu yang baru dan berkualitas, serta untuk memperkenalkan lebih dalam tentang organisasi ipnu-ippnu dan memberi pengetahuan kepada siswa dan siswi tentang arti, makna, tugas, fungsi dari organisasi ipnu ippnu sehingga kita dapat merekrut anggota baru yang baik dalam kuantitas maupun kualitas” Ucap Rekan Adib.

Salah satu peserta, M. Arzad mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini. Sebab, dirinya mendapat pengetahuan baru dan menambah teman baru.

 “Sangat senang mengikuti kegiatan ini. Saya jadi punya wawasan baru dan tentunya menambah teman baru” Ucap Arzad.

Kegiatan Binari ditutup dengan penyerahan hadiah kepada peserta terbaik. Peserta terbaik IPNU diraih oleh Muhammad Yusuf dan peserta terbaik IPPNU diraih oleh Naura.

Kontributor ; Khairul Anwar

 

Rekan Rohim dan Rekanita Luluk Pimpin PAC Kedungwuni Periode 2020-2022

Kedungwuni -  Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama & Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan pada hari Jumat (25/12/20) menyelenggarakan Konferancab (Konferensi Anak Cabang) di Sekolah Mass Proto.

Konferancab dengan tema "Evaluation and Regeneration in improving organizational quality" merupakan representasi ujung dari sebuah kepengurusan PAC IPNU-IPPNU Kedungwuni selama satu periode masa khidmat 2018-2020 dan persiapan sebagai langkah awal kepengurusan baru.

Kegiatan ini dihadiri oleh Banom NU diantaranya adalah MWC NU Kedungwuni, Fatayat, hingga PC IPNU-IPPNU Kabupaten Pekalongan. Sementara sebagai peserta dalam kegiatan ini adalah Pimpinan Komisariat dan Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU se-Kecamatan Kedungwuni.

Ketua PC IPNU Kabupaten Pekalongan, Muhammad Wafik Fahmi berpesan untuk para peserta agar aktif dalam forum supaya kegiatan Konferancab ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang baik untuk kedepannya.

"Jangan sampai kita hanya duduk manis kemudian ikut-ikut saja atas apa yang disampaikan, kita harus pasif dalam mengawali komisi-komisi, entah itu komisi A, komisi B, dan komisi C, kita pahami benar-benar karena langkah dua tahun kedepan itu akan tersusun secara pasif dalam pimpinan anak cabang IPNU-IPPNU kecamatan Kedungwuni. Harapan untuk semua pimpinan ranting / komisariat benar-benar dimaksimalkan, komisi inilah yang diamanatkan untuk periode 2020 - 2022. " ujar Wafik Fahmi.

Sementara itu, Pengurus MWC NU Kedungwuni, Ustadz Abdul Rohim dalam sambutannya pada acara pembukaan mengatakan bahwa saat ini adalah era industri 4.0 dan akan menuju era industri 5.0, untuk itu kader NU diharapkan agar mulai menambah wawasan dalam bidang teknologi supaya tidak ketinggalan zaman. 

"Sebagai kader NU kita akan melaksanakan dan mengikuti era industri 4.0 menuju era industri 5.0 dimana yang nantinya itu era digital, maka kalian semua harus menambah wawasan di bidang teknologi, jika kita tidak mampu mengikuti era tersebut kita akan tertindas, maka dari itu harus kita persiapkan diri kalian dari sekarang" ujar Ustad Abdul Rohim.

Dalam kegiatan Konferancab ini ada tiga tahapan yang pertama tahap evaluasi, yang kedua tahap membuat program-program umum, dan yang ketiga tahap suksesi pemilihan ketua PAC IPNU & IPPNU Kedungwuni.

Pemilihan ketua melibatkan peserta yang hadir dalam forum sesuai dengan peraturan dan sidang pleno pemilihan ketua PAC. Setelah berlangsung cukup alot, terpilihlah Rekan Muhammad Rohim dari ranting Pajomblangan sebagai ketua PAC IPNU dan Luluk Farida dari Salakbrojo sebagai ketua PAC IPPNU.


Ketua IPNU terpilih, Muhamad Rohim mengaku kaget dirinya terpilih sebagai ketua baru. Ia berharap dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya.

"Hal yang tidak disangka-sangka saya akan mendapat amanat besar ini, semoga nantinya bisa menjalankan amanat ini dengan baik dan nantinya nakhoda berikutnya lebih baik lagi" Ucap Rohim.

Sementara itu, demisioner ketua PAC IPPNU Kedungwuni, Rekanita Ida Farida mempunyai harapan besar untuk kepengurusan periode 2020-2022 ini. Ia berharap periode kedepan semakin berkualitas dari segi apapun. 

"Senang, sedih, bahagia pasti ada di setiap organisasi. Tinggal bagaimana kita sebagai ketua menyikapinya, tidak mau memaksa dan saling melengkapi intinya ingin berjuang di organisasi IPPNU ini bukan karena paksaan melainkan keinginan sendiri yang dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan jiwa seorang pemimpin. Harapan untuk kepengurusan masa bakti 2020-2022 pengurusnya semakin loyal, tanggung jawab dan selalu kompak dijaga komunikasinya dengan banom-banom NU kecamatan kedungwuni " Ujar Ida Farida.

Kontributor : Ridhofa (Alumni Sekolah Jurnalistik PC IPNU Kabupaten Pekalongan)

Editor : Khairul Anwar (Lembaga Pers dan Penerbitan PC IPNU Kabupaten Pekalongan)

Sabtu, 26 Desember 2020

Mengisi Liburan, Pelajar NU Jeruksari Tirto Belajar Public Speaking


Tirto - Pimpinan Ranting IPNU & IPPNU Desa Jeruksari (RanJers) mengikuti pelatihan Public Speaking yang di selenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Pekalongan pada Jum'at (25/12/20). Kegiatan ini bertempat di Balaidesa Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan dan diikuti sebanyak 20 peserta yang merupakan Anggota IPNU & IPPNU RanJers.

Public Speaking sendiri adalah proses komunikasi yang dilakukan di hadapan khalayak ramai atau sekelompok orang. Pada umumnya, public speaking bertujuan untuk memberikan informasi, mempengaruhi, atau menghibur orang banyak.

Kegiatan ini dimulai dari siang hari sampai sore hari dengan rangkaian acara dan materi dasar, seperti teknik Publik Speaking yang baik dan benar.


Ketua pelaksana Goes To TBM, Muttaqin Amrullah mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan tersebut untuk berbagi ilmu, dalam hal ini ilmu public speaking dan untuk mengembangkan skill public speaking dari anggota divisi Pengurus Ranting dan pengurus taman baca lentera hijau. Manfaatnya  dapat mengetahui basic dari public speaking dan dapat meningkatkan skill public speaking.

"Harapanya dengan adanya kegiatan di bidang public speaking kedepannya kualitas public speaking kita bisa meningkat atau bisa menjadi public speaker profesional". Ucap Muttaqin.

Sementara itu, ketua IPNU Jeruksari, Rekan Irvan Maulani mengutarakan bahwasanya kedepan alasan "malu" bukan lagi jawaban relevan dalam berproses, sesuai yang disampaikan dalam materi tadi, mencoba belajar dari semua media yang ada, hingga menjadi kebiasaan. Sehingga setiap kader yang ditunjuk untuk maju dikhalayak umum, sudah siap tampil unjuk hasil belajar.

 "Disini pula kita ketahui betapa penting dan besar manfa'at Public Speaking dikehidupan sehari-hari, berorganisasi, bermasyarakat dan bertatap kepada orang-orang besar tingkat desa, kecamatan, pejabat, sipil dan sebagainya, menata mental, berbahasa yang sopan dan terpelajar". Imbuhnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan praktek cara Public Speaking yang baik. Para peserta sangat antusias dalam melaksanakan praktek kegiatan ini.


Kontributor : Achsani Taqwim (Alumni Sekolah Jurnalistik PC IPNU Kabupaten Pekalongan

Editor : Khairul Anwar (Lembaga Pers dan Penerbitan PC IPNU Kabupaten Pekalongan)

Senin, 21 Desember 2020

UKIR SEJARAH! IPNU-IPPNU Trajumas Kandangserang Launching Rutinan Perdana


Kandangserang - Pimpinan Ranting (PR) IPNU-IPPNU Desa Trajumas Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan mulai memancarkan sinarnya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka mengadakan kegiatan rutinan pada Ahad (20/12/20). Kegiatan rutinan tersebut bertempat di TPQ Al-Hasanah Desa Trajumas Kecamatan Kandangserang.

Terlihat puluhan putra-putri NU se-desa Trajumas hadir pada kegiatan tersebut. Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan yang juga dihadiri oleh pengurus PAC IPNU-IPPNU Kandangserang tersebut. 

Kegiatan rutinan ini kedepannya akan diisi dengan beberapa rangkaian acara dan kegiatan ini akan dilaksanakan rutin satu minggu sekali bergantian dari satu tempat ke tempat yang lain, yang mana jadwalnya telah di tentukan. Sholawatan, Istighosah dan Tahtimul Qur'an, Rotibul Hadad, serta Yasin dan Tahlil menjadi acara-acara yang akan dilakukan pada tiap pertemuannya.

Untuk pertemuan perdana sendiri jadwalnya diisi dengan Istighosah dan Tahtimul Qur'an serta Sholawatan. Hal itu disampaikan oleh ketua IPPNU Trajumas, Rekanita Laili. 

"Untuk kali ini jadwalnya istighosah tahtimul qur'an dan sholawat," Ucap Laili.

Rekanita Laili juga menyebutkan bahwa rutinan ini bertujuan untuk melatih kader IPNU-IPPNU agar terbiasa dengan tradisi Nahdlatul Ulama.

"Tidak lupa juga, keinginan meneruskan perjuangan para masyayikh NU menjadi salah satu tujuan kami," lanjut Laili.

Sementara itu, Intan Juariyah anggota PR IPPNU Trajumas, mengaku senang bisa turut serta dalam kegiatan tersebut. Tidak lain karena setiap pertemuan tidak hanya di isi istighosah, tapi juga dibarengi dengan diskusi bersama.

"Kami senang bisa berkumpul dan sharing dengan teman-teman. Dengan begitu wawasan kami pun akan bertambah," tutur Intan.

Intan juga berharap kegiatan semacam ini tidak hanya dilaksanakan di kepengurusan periode ini saja, namun, bisa berkelanjutan di periode berikutnya, sehingga kepengurusan IPNU-IPPNU Ranting Trajumas bisa mencetak kader kader yang berkualitas.

"Kami berharap, kegiatan ini bisa istiqomah dan di teruskan oleh kepengurusan di tahun-tahun mendatang" Pungkasnya.


Kontributor : Edi Lukman (Alumni Sekolah Jurnalistik PC IPNU Kabupaten Pekalongan)

Editor : Khairul Anwar (Lembaga Pers dan Penerbitan PC IPNU Kabupaten Pekalongan)

Kenalkan IPNU-IPPNU Sejak Dini, PR Dadirejo Timur Gelar Binari


Tirto - Pimpinan Ranting (PR) IPNU & IPPNU Dadirejo Timur sukses melaksanakan kegiatan Binari (Binaan Sehari) ke-18 pada Ahad (20/12/20). Kegiatan ini bertempat di MIS Dadirejo dan diikuti sebanyak 46 peserta yang merupakan siswa-siswi kelas 6 dari berbagai sekolah yang ada di Desa Dadirejo. 

Sebagai informasi, Binari sendiri merupakan kegiatan pra pengkaderan yang digelar tahunan oleh tiap PR IPNU & IPPNU di kecamatan Tirto, tak terkecuali PR IPNU & IPPNU Dadirejo Timur. 

Kegiatan dimulai dari pagi sampai sore hari dengan berbagai rangkaian dan materi dasar yang diberikan kepada para peserta diantaranya materi ASWAJA, Ke-NU-an, Ke-Indonesia-an, ke-IPNU dan IPPNU-an serta ditambah dengan pengenalan profil ranting Dadirejo Timur kepada peserta Binari.

Selain peserta, kegiatan Binari ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh, salah satunya yakni Fatkhudin, S,Pd selaku kepala Sekolah MIS Dadirejo. Dalam sambutannya pada acara pembukaan, ia menyampaikan pesan-pesan positif kepada panitia. 

Menurutnya, kegiatan semacam ini adalah pra pengkaderan untuk siswa sekolah dasar yang jarang ditemukan di luar kecamatan Tirto, maka sebenarnya kegiatan ini penting demi berlangsungnya proses regenerasi kader NU sejak dini.

"Saya yakin kalau tidak dimulai dari sekarang mungkin 10-30 tahun yang akan datang NU nya tidak akan jalan, Maka semailah kader kader NU sejak dini". Ucap Fatkhudin.

Selain itu, Fatkhudin juga menaruh harapan kepada IPNU-IPPNU Dadirejo Timur untuk terus semangat dalam mengenalkan organisasi agar kedepannya NU terus tumbuh, khususnya di desa Dadirejo.

Sementara itu, ketua panitia kegiatan, Heru Aldiansyah mengutarakan bahwa kegiatan ini memang sudah dirancang selama satu hari saja, dan ia bersama panitia lainnya sudah semaksimal mungkin mengkonsep kegiatan tersebut. 

"Panitia sepakat dengan rangkaian acara seperti ini karena dengan batasan waktu yang cukup singkat yaitu satu hari saja, dan kita sudah berusaha agar kegiatan ini bisa maksimal", Ujar Heru Aldiansyah.


Pembagian sertifikat dan foto bersama menjadi penutup pada kegiatan Binari ini, tak lupa segenap panitia berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya kegiatan Binari ke-18 PR IPNU & IPPNU Dadirejo Timur.


Kontributor : Moh Syihabudin (Alumni Sekolah Jurnalistik PC IPNU Kabupaten Pekalongan)

Editor : Khairul Anwar (Lembaga Pers dan Penerbitan PC IPNU Kabupaten Pekalongan)

Senin, 14 Desember 2020

PAC IPNU-IPPNU KECAMATAN PANINGGARAN SUKSES GELAR PELANTIKAN DAN RAKERANCAB

 


Paninggaran - Kader yang tergabung dalam kepengurusan PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan sukses menyelenggarakan pelantikan PAC Paninggaran periode 2020-2022 guna untuk mengukuhkan jabatannya agar lebih berpotensi dalam melaksanakan tugasnya.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung KPRI Mekar Dusun Sinyareng Desa Paninggaran Kecamatan Paninggaran. Acara ini berlangsung pada Ahad, 13 Desember 2020 dari pagi hingga menjelang sore.

Pembukaan dimulai pada pukul 07.00 WIB. Dengan adanya iringan lantunan qosidah rebana persembahan dari anak anak PAC IPNU-IPPNU Paninggaran sendiri, yang mana pembukaan dihadiri oleh Kiai Yahya Ubaid.S.Pd.I. dan Gus Hadi Shofwan sebagai perwakilan dari MWC NU Kecamatan Paninggaran. Serta dihadiri pula oleh ketua PAC Gerakan Pemuda Ansor Paninggaran Sahabat Helmy Mubarok, dan perwakilan Pengurus PC baik IPNU maupun IPPNU Kabupaten Pekalongan yang memandu jalanya pelantikan. 

Kegiatan tersebut diikuti oleh 27 anggota IPNU dan 38 anggota IPPNU, ditambah dari Pengurus Harian. Pada acara tersebut perwakilan MWC NU Paninggaran memberikan sambutan yang diwakili oleh Kiai Yahya Ubaid. S.Pd.I yang mana dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada kader kader muda NU untuk menjaga aqidah kita, dari adanya paham-paham yang mulai menggerogoti kader muda NU karena sudah banyak dari kita yang sudah mulai ber-yel yel paham lain.

Lalu lanjut sambutan dari Ketua PC IPNU Kabupaten Pekalongan, Rekan Wafik Fahmi yang mengatakan, "Jangan pernah berhenti setelah dilantik, pada dasarnya ini adalah gerbang awal setelah dilantik. Sangat penting kegiatan Rakerancab karena ini adalah gambaran strategi bagaimana kedepan untuk menyusun program kerja , jangan sampai kita hanya sekedar iuran nama tetapi tidak ikut andil dalam keorganisasian dan ini yang perlu digaris bawahi untuk menganalisisasi". Ucapnya.

Dengan adanya pelantikan sekaligus Rakerancab (Rapat Kerja Anak Cabang), entah itu pengurus maupun anggota dituntut agar lebih produktif  dalam menjalankan apa yang sudah menjadi keniatan untuk mengabdikan diri di Nahdlatul Ulama. 


Kontributor : M. Muiz (Direktur Pers dan Penerbitan PAC IPNU Paninggaran)

Editor : Khairul Anwar

Terpilih Ketua IPNU, Faisal Siap Bawa PAC Petungkriyono Lebih Baik

  Petungkriyono    - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecam...