Masa
sekarang dan masa lalu pasti berbeda, masa lalu belum banyak teknologi yang
serba canggih, masa sekarang ? sudah banyak teknologi yang berperan dalam
kehidupan. Dalam dunia pendidikan pun antara masa lalu dengan sekarang berbeda
jauh. Masa lalu masih menggunakan kapur sebagai alat tulis dipapan, kalau
sekarang sudah ada spidol. Dulu belum ada internet, sekarang sudah ada. Bahkan
internet sudah bisa digunakan sebagai media pembelajaran. Pelajar masa lalu
dengan sekarang juga berbeda baik dari segi prestasi,
sikap, akhlak, dan tentunya moral.
Di
Zaman yang serba modern seperti ini pastinya manusia tak bisa lepas dari yang namanya teknologi,salah satu perkembangan
teknologi tersebut bisa digunakan untuk mencari informasi. banyak hal yang bisa
digunakan untuk mencari informasi ataupun menulis sesuatu. Salah satunya adalah
media. Berbicara mengenai media terhadap kaum pelajar, pasti yang pertama kali
ditangkap adalah Media Sosial. Ya, media sosial,Media sosial
adalah sebuah media yang isinya diciptakan dan didistribusikan melalui sebuah
interaksi sosial. Media sosial merupakan sebuah aplikasi yang mengizinkan
penggunanya berinteraksi dan memberikan timbal balik dengan sesama pengguna;
membuat, mengedit dan membagikan informasi dalam berbagai bentuk.[1]
Lalu apa hubungannya media sosial dengan pelajar ??
Media sosial telah menjadi sebuah
sarana umum yang dipergunakan dalam kehidupan individu sehari-hari. Penyebaran
informasi yang terjadi dalam kalangan pelajar terbilang sangat cepat akibat
media sosial. diungkapkan oleh Grant and meadows (2010) bahwa informasi dalam
media sosial berkembang dan menyebar luas seperti virus dalam tubuh. Anak-anak
pada usia remaja di Indonesia sangat cepat beradaptasi terhadap perkembangan
teknologi yang ada saat ini. Maka, tidaklah mengherankan jika kita berada di
pusat keramaian, kita dapat melihat para remaja yang saat ini minimal
menggunakan sebuah perangkat digital untuk membantu aktivitas mereka.[2]
Berbicara mengenai
media sosial tentu saja tidak lepas dari
yang namanya internet. Media infomasi, komunikasi dan lain
sebagainya menggunakan layanan internet dalam pengoperasiannya seperti halnya ponsel
yang kita gunakan saat ini. pelajar masa kini begitu identik
dengan yang namanya media sosial. Media sosial yang biasa di gunakan oleh
pelajar antara lain Facebook, BBM, WhatsApp, dan Instagram. Hal ini tak lepas
dari keberadaan ponsel yang mereka miliki, bahkan hampir 24 jam ponsel selalu
ada dalam genggaman mereka. Lantas apa pengaruhnya terhadap pertumbuhan seorang
pelajar. ? yang pasti banyak pengaruh yang bisa di timbulkan dari ponsel yang
mereka gunakan. Ada pengaruh positif dan tentu saja ada pengaruh negatifnya.
Setiap
harinya pelajar masa kini selalu disibukkan dengan dunia maya, mereka asyik
berselancar di Internet tak kenal waktu. Dari bangun tidur sampai mau tidur
lagi. Kebiasaan seperti ini pastinya banyak dampak yang ditimbulkan. agar
dampak yang ditimbulkan bernilai positif maka seorang pelajar harus menggunakan
ponsel yang mereka miliki dengan bijaksana dan baik. Salah satu contohnya
adalah memanfaatkan media sosial untuk
belajar seputar mata pelajaran di
sekolahnya. Hal seperti ini tentu bisa dikembangkan dengan istiqomah. Selain
memperluas wawasan tentunya juga berdampak terhadap prestasi belajar di
sekolahnya. Selain itu media sosial juga bisa digunakan untuk berbisnis atau
istilah kerennya bisnis online. Bagi pelajar yang kreatif tentunya bisa
mengoperasikan ponsel mereka untuk mencari ladang uang dengan cara berbisnis
online. Dampak positif lain dari media
sosial adalah sebagai wadah komunikasi,misalnya seorang pelajar bisa
berkomunikasi dengan saudaranya yang ada diluar negeri.
Lain halnya jika seorang pelajar
menggunakan media sosial untuk hal-hal yang sifatnya kepuasan pribadi, seperti
chatingan dengan teman atau pacar, menulis hal-hal negatif ataupun mengakses
fitur-fitur pornografi. Hal ini malah mengakibatkan dampak buruk bagi
perkembangan si pelajar, apalagi kalau dilakukan terus menerus. Banyak dampak
negatif dari media sosial yang tidak digunakan secara bijak. Antara lain dampak
terhadap perilaku pelajar itu sendiri.
Dimana seorang pelajar atau kalangan remaja yang terus menerus menggunakan
ponselnya maka ia akan cenderung malas-malasan, alhasil ia malas untuk belajar,
malas untuk bergerak karena sudah candu dengan media sosial yang ada di ponselnya.
Selain dampak terhadap sikap, dampak negatifnya lainnya yang lebih parah adalah
terhadap perkembangan moral pelajar,dimana penggunaan Medsos yang kurang bijak
dan tanpa pengawasan dari orang tua membuat pelajar mudah mengakses situs-situs
porno dan aksi kekerasan. Hal ini berakibat pada perilaku seorang pelajar.
Sudah banyak kasus pelecehan seksual dan kekerasan di Negeri ini yang pelakuya
adalah seorang pelajar yang diakibatkan dari penggunaan media sosial yang
kurang baik.
Dampak negatif yang paling umum
adalah dampak terhadap fisik seorang pelajar itu sendiri, ketika seorang
pelajar mengoperasikan media sosial baik itu lewat Handphone maupun Laptop.dsb
secara continue hampir tiap hari penuh, maka yang akan terjadi adalah kelelahan
fisik, seperti kelelahan otot pada mata yang nantinya menjadikan mata minus,
kemudian sakit kepala, bahkan obesitas/kegemukan akibat dari berkurangnya
aktivitas fisik. Hal ini mengakibatkan penurunan intesitas belajar seorang
pelajar dan konsentrasi dalam belajar pun menjadi terganggu (misalnya :
diakibatkan oleh mata minus). Secara otomatis perkembangan prestasi belajar pun
menurun. Semisal pelajar A saat masih kelas 1 SMA belum mengenal media sosial,
ia mendapat rangking 5. Kemudian kelas 2 SMA ia sudah mengenal dan sering
mengoperasikan media sosial, dan ia mendapat rangking
20 akibat dari pemakaian
media sosial yang kurang bijak dan baik.
Kesimpulannya
Penggunaan media sosial secara bijaksana, baik, benar dan secara kreatif mampu
meningkatkan kualitas seorang pelajar, baik dari segi wawasan ilmu pengetahuan
yang bertambah dan bisa menjadi sarana
untuk berkreasi melakukan segala hal yang positif, seperti tadi misal untuk
berbisnis. Hal ini mampu meningkatkan prestasi seorang pelajar. Berbeda halnya
jika penggunaan media sosial yang kurang baik, dan kurang tepat. Malahan justru
berakibat pada menurunnya prestasi seorang pelajar, bahkan berbagai penyakit
pun mengintai seorang pelajar kalau tidak bisa memanfaatkan teknologi (media
sosial) secara baik dan benar.
Oleh : Khairul Anwar
[1]https://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial_dalam_dunia_pendidikan_remaja Diakses hari ahad tanggal 2
april 2017
[2] Ibid

Tidak ada komentar:
Posting Komentar